Selamat datang di Website GPdI Penuaian Srigunting - Medan Tuhan Yesus Memberkati,

Saturday, March 14, 2015

Warta Jemaat Minggu, 15 Maret 2015

MELAYANI ADALAH TUGAS KITA BERSAMA

Melayani adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama sebagaimana Tuhan Yesus telah memberi contoh dan teladan bagi kita, dimana Tuhan Yesus berjalan dari kota ke desa. Ia berkeliling melayani tanpa memilah-milah tempat ataupun suku dan golongan (Matius 9 : 35-36). Akan tetapi orang-orang Kristen dewasa ini memiliki konsep berpikir yang berbeda, kenapa tidak ....?.  Zaman kini orang-orang Kristen beranggapan bahwa tugas pelayanan yang disebutkan diatas adalah merupakan tugas dan tanggung jawab orang orang tertentu seperti para Pendeta, Sintua (Penatua), Diaken atau pengurus gereja saja, sementara jemaat hanya ikut-ikutan saja yang penting hadir dan tidak pernah absen di gereja. Kalau kita membandingkan konsep dan cara yang dilakukan oleh Tuhan Yesus, maka dapat kita simpulkan bahwa orang orang yang berpikir demikian merupakan rumput kering yang kemudian dikumpulkan orang lalu dibakar karena tidak punya arti dan nilai.

Untuk itu Bapak/Ibu/Sdr/i marilah kita menjadi pelayan Kristus  ditengah tengah bangsa dan negara yang kita cintai, supaya terwujud apa yang dikatakan Tuhan Yesus dalam Matius 28 : 19-20 supaya kita menjadikan “Semua Bangsa menjadi Murid-Ku”. Untuk itu marilah seluruh Jemaat GPdI Penuaian tergerak dan bergerak untuk menginjil dan melayani dimulai dari keluarga kita masing-masing dan kepada semua orang yang dapat kita jangkau sebelum kita menjadi orang yang terlambat dan sis-sia. Gereja kita sangat membutuhkan pekerja-pekerja yang memiliki Integritas dan berkomitmen untuk melayani Tuhan dan bukan melayani secara musiman tetapi secara terus-menerus sampai buahnya tidak pernah kenal musim dan waktu. Saatnya kita berkomitmen untuk bersaksi (Marturia) kepada semua orang kapanpun dan dimanapun tanpa kenal lelah dan tanpa memandang suku dan golongan.


Perlu kita ingat dalm Filipi 1 : 22 “Bahwa kalau kita hidup itu berarti kita harus memberi buah”, sebab pohon tanpa buah pasti akan ditebang lalu dibakar karena hidupnya tidak berguna sebab buahnya tidak pernah ada. Bapak/Ibu/Sdr/i marilah kita tanya dan periksa diri kita masing-masing apakah kita sudah berubah . . . ? Bila “Ya” . . . supaya dilanjutkan dan bila tidak “tidak” supaya bertobat dan segera bertindak. Jangan pasif untuk membawa jiwa baik digereja maupun di ibadah-ibadah keluarga yang kita lakukan secara bergilir. Membawa jiwa datang kepada Tuhan bukanlah suatu pekerjaan berat, tetapi terlebih dulu kita sudah bertobat dan lahir baru, lalu kemudian sikap dan perangai kita yang manis di pandang orang; bukan berjudi, bukan pemabuk, bukan yang bocor mulut dan lain-lain yang dapat dilihat dan dievaluasi oleh orang lain dari diri kita. Setelah itu lalu kita mengajak orang lain hadir di persekutuan kita supaya mereka dapat dilawat Tuhan karena kita semua adalah Makhluk Ciptaan Tuhan “Imago Dei” (Segambar dengan Allah). Pelayanan Kita harus Dinamis dan tidak statis. Tuhan Yesus Memberkati dan “Selamat Melayani”.

No comments:

Post a Comment